Senin, 24 Maret 2014

PERJANJIAN BONGAYA

PERJANJIAN BONGAYA (1667)

Kerajaan Makasar mengalami puncak kejayaan di tangan Sultan Hasanudin (Ayam Jantan dari Timur). Perkembangan Makasar yang sangat pesat membuat VOC merasa tersaingi dan lagi Makasar tidak mau tunduk pada mereka. Dengan dalih ingin menjalin kerjasama, VOC ingin berkuasa di Makasar. Tapi niat mereka ditolak oleh Sultan Hasanudin. Akhirnya VOC bekerjasama dengan Aru Palaka menyerang Makasar hingga benteng borombong dan ibukota Sombaopu jatuh ke tangan musuh. Sultan Hasanudin dipaksa menandatangani perjanjian Bongaya yang isinya sebagai berikut: 
1. VOC memperoleh hak monopoli di Makasar
2. VOC diizinkan mendirikan benteng di Makasar
3. Makasar harus melepaskan jajahan seperti Bone
4. Semua bangsa asing diusir dari Makasar kecuali VOC
5. Kerajaan Makasar diperkecil hanya tinggal Gowa saja
6. Makasar membayar semua utang perang
7 Aru palaka diakui sebagai Raja Bone

Tidak ada komentar:

Posting Komentar