Mulai hari ini aku akan mulai menulis 'surat cinta' untukmu
'Surat cinta' untuk menahan kerinduan dan pertanyaan demi pertanyaan yang berkecamuk.
Aku tak tau kenapa kamu melakukan aksi diam padaku.
Kau bilang ingin "pause" komunikasi kita, tapi kenapa?
Karena tak tahan menerima gombalan-gombalanku?
Andai kamu tau, ada doa terselip dalam guyonan yang kamu sebut gombalan itu.
Aku menyayangimu, sungguh.
Tapi tampaknya pesan tersembunyi itu tak sampai padamu.
Hai sahabat..
Baru sehari kamu melakukan aksi diam tapi rasanya menyiksa.
Ada yang hilang dari diriku.
Sepertinya aku harus belajar menerima keputusanmu ini.
Tapi sampai kapan kamu akan begini?
Sahabat, aku membutuhkan kehadiranmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar